Kylian Mbappe Bidik Loloskan Prancis dan Duel Messi

Kylian Mbappe Bidik Loloskan Prancis, Sambil Sambut Duel Sepatu Emas dengan Messi

DutaScore|22 Jun 2026, 10:07
Foto : Instagram @k.mbappe

Kylian Mbappe menegaskan fokus utamanya bersama Prancis di Piala Dunia 2026 tetap kemenangan atas Irak dan tiket lolos dari Grup C, meski ia juga menikmati persaingan Sepatu Emas dengan Lionel Messi. Kapten Prancis itu menyampaikan ambisi pribadinya tidak akan melampaui kepentingan tim menjelang laga yang juga akan menjadi penampilan ke-100-nya untuk Les Bleus pada usia 27 tahun.

Mbappe datang ke konferensi pers internasional pertamanya di turnamen ini setelah membuka kiprah dengan dua gol ke gawang Senegal. Tambahan itu membuat koleksi golnya di Piala Dunia menjadi 14, hanya terpaut dua gol dari rekor sepanjang masa milik Miroslav Klose. Rekor tersebut kini juga sudah disamai Messi setelah hat-trick pembukanya ke gawang Aljazair.

Kylian Mbappe menaruh tim di atas duel dengan Messi

Mbappe tidak menutupi bahwa ia menikmati persaingan dengan Messi dalam daftar pencetak gol. Namun, ia menekankan tujuan terbesarnya tetap membawa Prancis melaju sejauh mungkin. Menurutnya, mencetak gol memang membantu memecahkan rekor, tetapi target utamanya adalah memenangi Piala Dunia 2026.

Ia juga memberi pujian tinggi kepada Messi. Saat ditanya siapa yang terbaik di antara Messi, dirinya, Harry Kane, dan Erling Haaland, Mbappe menjawab tanpa ragu bahwa Lionel Messi adalah yang terbaik dari empat nama itu. Ia bahkan menyebut Messi sebagai “yang terbaik dari yang terbaik” bersama Cristiano Ronaldo, sambil menilai perdebatan lain lebih cocok untuk jurnalis dan suporter.

Laga melawan Irak jadi momen penting Prancis

Di tengah sorotan pada duel individu, konteks terdekat bagi Prancis tetap sangat jelas: menang atas Irak pada Senin untuk memastikan kelolosan dari Grup C. Mbappe menyebut tidak ada yang lebih besar baginya daripada bermain untuk tim nasional Prancis, dan karena itu laga ini terasa spesial sekaligus penting.

Penampilan ke-100 bersama tim nasional memberi bobot tambahan pada pertandingan tersebut. Mbappe menyebut pencapaian itu bersejarah, apalagi terjadi di panggung Piala Dunia 2026. Meski begitu, ia kembali menegaskan bahwa hal yang paling jelas di pikirannya adalah kebutuhan Prancis untuk menang demi lolos.

Pembelaan untuk Ousmane Dembele

Mbappe juga membela Ousmane Dembele, yang performanya bersama tim nasional sedang banyak dipertanyakan media Prancis. Ia mengatakan Dembele adalah penyerang terbaik Prancis pada babak pertama saat melawan Senegal karena membuat permainan tim lebih mengalir.

Menurut Mbappe, kontribusi Dembele juga terasa pada gol pembuka Prancis di babak kedua, meski tidak tercatat langsung dalam statistik. Ia menyoroti pergerakan Dembele yang membuka ruang sebelum umpan Michael Olise dan aksi penentuan dari dirinya sendiri. Bagi Mbappe, detail seperti itu tetap penting dalam permainan tim.

Didier Deschamps kemudian mengambil nada yang lebih keras saat menanggapi isu yang sama. Pelatih Prancis itu menilai media memang terlalu membebani Dembele. Sikap Mbappe dan Deschamps menunjukkan bahwa ruang ganti Prancis sedang berusaha melindungi salah satu pemain yang paling banyak disorot setelah laga pertama.

Respons singkat soal jeda minum

Mbappe juga sempat menanggapi topik jeda minum wajib yang ikut ramai dibahas di turnamen ini. Jawabannya singkat: pemain bisa berubah pikiran tergantung situasi pertandingan. Jika Prancis sedang unggul dan ritme permainan terganggu, ia tidak akan menyukainya. Namun jika cuaca panas, ia menganggap jeda itu berguna.

Scroll to Top